BOLEHKAH MEMAKAN, MAKANAN YANG TELAH DIHINGGAPI OLEH LALAT?????

Lalat menurut sebagian orang adalah binatang yang lucu dan imut karena bentuk tubuhnya yang kecil, tetapi menurut kebanyakan orang lalat adalah binatang yang sangat menjijikan karena hidupnya ditempat kotor dan jorok yang penuh dengan bakteri dan kuman yang dapat menimbulkan penyakit.
Lalat adalah salah satu serangga yang termasuk ke dalam ordo Diptera. Beberapa spesies lalat merupakan spesies yang paling berperan dalam masalah kesehatan masyarakat, yaitu sebagai vektor penularan penyakit. Peranan lalat dalam menyebarkan penyakit adalah sebagai vektor mekanik dan vektor biologis. Sebagai vektor mekanis lalat membawa bibit-bibit penyakit melalui anggota tubuhnya. Tubuh lalat mempunyai banyak bulu-bulu terutama pada kakinya. Bulu-bulu yang terdapat pada kaki mengandung semacam cairan perekat sehingga benda-benda yang kecil mudah melekat
Serangga lalat merupakan hewan yang hidup dan berkembang biak di tempat-tempat kotor dan berbau busuk. Serangga kecil ini sangat mengandalkan penglihatan untuk bertahan hidup, mata majemuknya terdiri atas ribuan lensa dan sangat peka terhadap gerakan. Beberapa jenis lalat memiliki penglihatan tiga dimensi yang akurat. Saat ini, ditemukan tidak kurang dari 60.000 – 100.000 spesies lalat di dunia.
Jenis lalat yang perlu diwaspadai di antaranya lalat rumah (Musca domestica), lalat hijau (Lucilla seritica), lalat biru (Calliphora vornituria), dan lalat latirine (Fannia canicularis). Dari keempat jenis tersebut, lalat rumah adalah yang paling dikenal sebagai pembawa penyakit. dan banyak dijumpai di tempat-tempat yang terdapat sampah basah hasil buangan rumah tangga, terutama yang kaya zat-zat organik yang sedang membusuk.
Lalat yang berperan dalam masalah kesehatan masyarakat mulai diperhitungkan terutama setelah timbulnya masalah sampah yang merupakan dampak negatif dari pertambahan penduduk. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mengundang lalat untuk datang dan berkontak dengan manusia. Dengan didorong oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat akan higiene dan sanitasi, pada akhirnya lalat akan menimbulkan masalah kesehatan masyarakat secara luas baik dari segi estetika sampai penularan penyakit. (Sitanggang, 2001).

Kebiasaan lalat rumah yang suka berpindah dari tempat-tempat seperti kotoran manusia, kotoran hewan, bangkai, tumpukan sampah dan sebagainya menjadikan lalat rumah sebagai kandidat yang ideal untuk memindahkan penyakit seperti kolera, sigellosis dan salmonellosis. Lalat rumah tersebar merata di berbagai penjuru dunia dan beberapa penyakit yang dapat ditularkan melalui makanan oleh lalat ini adalah disentri, kholera, typhoid, diare dan gatal-gatal pada kulit. Lalat rumah juga dapat menularkan berbagai jenis virus seperti virus polio, virus coxsackie, virus hepatitis, berbagai macam bakteri terutama bakteri enterik seperti disentri basiler (Shigella), kolera, typhoid, paratyphoid (Salmonella),anth- rax dan berbagai macam kokus. Lalat juga bertindak sebagai vektor dari beberapa parasit protozoa seperti disentri amoeba (Entamoeba, Giardia),dan telur dari beberapa jenis cacing pita.
Bermacam-macam mikroorganisme penyebab penyakit menempel di kaki lalat dan rambut-rambut halus di sekujur tubuhnya. Berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat biasanya berhubungan dengan saluran pencernaan. karena perpindahan kuman dan mikroorganisme dari lalat ke dalam tubuh manusia terjadi secara mekanis. Lalat dari tempat kotor dan busuk kemudian hinggap di makanan sehingga makanan terkontaminasi. Mikroorganisme akan masuk ke dalam tubuh bersamaan dengan makanan itu. Lima jenis bakteri yang terdapat pada permukaan luar tubuh lalat yang terdiri dari empat jenis bakteri Enterobacteriaceae yaitu Enterobacter aerogenes, Escherichia coli, Proteus sp. dan Serratia marcescens serta satu jenis bakteri basil dari genus Bacillus sp.
Lalat juga menularkan penyakit antara lain virus, bakteri, protozoa dan telur cacing yang menempel pada tubuh lalat dan ini tergantung dari spesiesnya. Lalat Musca domestica dapat membawa telur cacing (Oxyrus vermicularis, Tricuris trichiura, Cacing tambang, dan Ascaris lumbricoides), protozoa (Entamoeba histolytica, Giardia lamlia, dan Balantidium coli), bakteri usus (Salmonella, Shigella dan Eschericia coli), Virus polio, Treponema pertenue (penyebab frambusia), dan Mycobacterium tuberculosis. Lalat domestica dapat bertindak sebagai vector penyakit typus, disentri, kolera, dan penyakit kulit. Lalat Sarcophaga dapat menularkan penyakit myasis kulit, hidung, sinus, jaringan vagina dan usus. (Kartikasari, 2008).
Oleh karena itu, makanan yang telah dihinggapi lalat sebaiknya tidak dikonsumsi oleh manusia dan tidak masuk ke dalam pencernaan kita yang sehat, seperti yang telah diuraikan pernyataan diatas bahwa lalat membawa mikroorganisme menyebab penyakit yang ditularkan ke manusia melalui makanan yang dihinggapi lalat tersebut.
Upaya mengatasi serangga terbang jenis lalat:
1. Sistem Proofing ; Pastikan area yang dikehendaki memiliki sistem proofing yang memadai misalnya dengan pemasangan kawat kassa nyamuk, penggunaan air curtain dan pintu selalu tertutup bila tidak diperlukan.
2. Sanitasi area dalam ; Pastikan area bersih dari ceceran makanan, atau makanan terbuka, tempat sampah yang terbuka akan mengundang lalat atau penempatan tata ruang yang rapi dengan ventilasi cahaya dan udara yang cukup. gantungan kain, tumpukan barang, ban bekas, genangan air pada pot tananman akan menjadi sarang nyamuk.
3. Sanitasi area luar ; Pastikan tidak ada genangan air pada selokan/got, kebersihan tanaman semak, tatanan garden yang rimbun, genangan air yang tidak ada ikanya (pot teratai) kondisi ini akan mengundang nyamuk. Lalat juga akan menyukai tempat sampah yang terbuka dan kotor. Ceceran sampah dan makanan atau air bekas cuccian ikan atau daging akan mengundang lalat.
4. Dengan selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar tempat tinggal dan tidak membuang sampah organik sembarangan.
5. dengan menggunakan alat perangkap, umpan, dan alat pembunuh elektrik. Namun, cara ini hanya efektif untuk penanggulangan pada skala kecil, seperti rumah, kantor, dan hotel.

REFERENSI
http://indopest.wordpress.com/serangga-terbang/ diakses tanggal 9 Mei 2012.
http://www.hdindonesia.com/info-kesehatan/serangga-pembawa-penyakit diakses tanggal 9 Mei 2012.
Kartikasari. 2008. Dampak Vektor Lalat Terhadap Kesehatan. Universitas Sumatera Utara. jtptunimus-gdl-s1-2008-kartikasar-521-2-bab1. Diakses tanggal 9 Mei 2012
Sitanggang, Totianto. 2001. Skripsi: Studi Potensi Lalat Sebagai Vektor Mekanik Cacing Parasit Melalui Pemeriksaan Eksternal. Fakultas Kedokteran Hewan.

44 thoughts on “BOLEHKAH MEMAKAN, MAKANAN YANG TELAH DIHINGGAPI OLEH LALAT?????

  1. Bahaya tuh makanan yang disudah hinggapi lalat. Salah satu penyebab diare adalah tercemarnya makanan dan minuman oleh bakteri yang dibawa oleh lalat. Lalat dianggap mengganggu karena kesukaannya hinggap di tempat-tempat yang lembab dan kotor, seperti sampah. Selain hinggap,
    lalat juga menghisap bahan-bahan kotor dan memuntahkan kembali dari mulutnya ketika hinggap di tempat berbeda. Jika makanan yang dihinggapi lalat akan tercemar oleh mikroorganisme baik bakteri, protozoa, telur/larva cacing atau bahkan virus yang dibawa dan dikeluarkan dari mulut lalat-lalat dan bila dimakan oleh manusia, maka dapat menyebabkan penyakit diare.
    Sumber :http://www.lontar.ui.ac.id/file?file=digital/125808-S-5858-Hubungan%20kepadatan-Pendahuluan.pdf

  2. Dalam artikel yang an baca, ternyata lalat memiliki keistimewaannya. Jadi ketika yang dihinggapi oleh lalat adalah benda cair kemudian diangkat dan dikeluarkan, lalu dimanfaatkan karena yang terjatuhi oleh lalat tersebut suci. Adapun jika yang terjatuhi oleh lalat tersebut benda padat maka buanglah bagian yang dijatuhi oleh lalat tersebut dan yang sekitarnya, sebab bagian sisanya (selain yang dibuang) dari zat padat tersebut tidak terkena penyakit.Bahwa di salah satu sayap lalat ada penyakit dan di sayap lain ada obat. Jika lalat menghinggapi minuman, ia akan mengangkat sayap yang ada obatnya dan memasukkan sayap yang ada penyakitnya ke dalam minuman untuk menjaga sentajanya yang Allah titipkan di sayapnya dari kerusakan, ini akan menjadi simpanan baginya dalam kehidupannya ketika ia membutuhkannya. Ini adalah hikmah Allah, Dia memerintahkan agar sayap yang ada obatnya ditenggelamkan untuk menetralkan penyakit pada satu sayap tersebut.
    Adapun membuang minuman (setelah kemasukan lalat), maka ini termasuk menyia-nyiakan harta, dan syariat Islam bukanlah semata untuk satu zaman saja atau untuk satu suku bangsa saja, lagipula minuman selalu sangat berharga di zaman kapanpun dan di tempat manapun, dan bagi suku bangsa mana saja. Di hadits ini terdapat mukjizat ilmilah. Dalam pengetahuan modern telah digunakan mikroskop dan alat-alat lainnya sehingga menemukan bukti ilmiah adanya obat yang berbahaya di salah satu sayap lalat, dan menemukan adanya obat yang dapat menetralisir pada sayap lainnya. Syariat Allah memiliki rahasia-rahasia.
    http://www.facebook.com/note.php?note_id=378628478665

  3. tidak boleh,karena lalat hidup di tempat lembab dan kotor. Selain hinggap, lalat juga menghisap bahan-bahan kotor dan memuntahkan kembali dari mulutnya ketika hinggap di tempat berbeda lalat setelah makan, 5 menit kemudian makanan tersebut dimuntahkan kembali. Bisa dibayangkan makanan yang dihinggapi lalat akan tercemar oleh mikroorganisme baik bakteri, protozoa, telur/larva cacing atau bahkan virus yang dibawa dan dikeluarkan dari mulut lalat-lalat tersebut.

  4. Meski memang makanan yang dihinggapi lalat terlihat menjijikan disamping lalat itu sendiri merupakan vector kuman penyakit, namun berbeda halnya jika lalat tersebut hinggap pada minuman atau cairan.
    Ada hadist yang menyebutkan, Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa rasulullah SAW bersabda.
    “jika seekor lalat terjatuh diminuman salah seorang dari kalian, hendaklah ia menenggelamkannya kemudian mengangkatnya. Sesungguhnya, pada salah satu sayap lalat terdapat penyakit, sedangkan pada sayap lainnya terdapat obat.”

    Berbagai eksperimen ilmiah telah membuktikan rahasia di balik hadis tersebut. Hasilnya, sayap lalat dapat memindahkan bakteri ke suatu tempat. Saat menempel di minuman atau makanan, lalat akan memindahkan bakteri yang ada di sayapnya itu kedalam minuman dan makanan. Sementara itu sayap yang satunya lagi menjadi pembunuh bakteri tersebut. Karena itu, menenggelamkan tubuh lalat ke dalam air saat air itu ditempeli lalat lantas membuang lalat itu kembali, sudah cukup untuk menghilangkan bakteri yang ada di sana. Hal ini menunjukkan bahwa pada setiap penyakit, obatnya terdapat di dekatnya.
    Dosen bedah tulang dari Fakultas Kedokteran Universitas Alexandra dr.Amin Ridha, dalam penelitiannya tentang lalat menyebutkan bahwa dari referensi medis kuno ditemukan resep pengobatan penyakit dengan menggunakan lalat. Para ahli bedah yang hidup sepuluh tahun sebelum ditemukan komposisi air liur, yakni decade 30-an pada abad 20, mengaku telah melihat secara langsung pengobatan bisul kronis dengan menggunakan lalat. Semoga bermanfaat…..
    http://www.artikelkedokteran.com/576/lalat-dan-hikmah-dibalik-sayapnya.html

  5. Memang anggapan makanan yang dihinggapi lalat tidak sehat, karena memang lalat yang hinggap terkadang membawa kuman yang sering terbawa pada makanan yang dihinggapinya. Tapi, lain halnya bila diaplikasikan pada daging mentah. Banyak orang tak mau membeli daging mentah di pasar karena dagingnya dipenuhi dengan lalat. Padahal Daging mentah yang dipenuhi lalat itu justru adalah daging segar. Lalat secara naluriah akan memilih daging yang segar untuk dihinggapi, karena aromanya sangat menarik bagi lalat. justru daging yang jarang dihinggapi oleh lalat itulah yang malahan patut dicurigai, karena bisa jadi daging itu sudah diberi pengawet buatan atau formalin.

  6. ayooo hati-hati sama lalat. Mau menambahkan komentar yang sebelumnya, Bakteri yang dapat disebut penawar racun pada sayap lalat adalah Actinomyces yang dapat memproduksi antibiotik. Bakteri ini biasanya menghasilkan antibiotik yang dapat diekstrak, yaitu actinomycetin dan actinomycin yang berfungsi melisiskan bakteri dan bersifat antibakteri dan antifungi.
    sumber : http://assunnah-qatar.com/…/PDF/MUKJIZAT%20HADITS%20LALAT.pdf

  7. trimakasih atas tambahan informasinya yang pada intinya memang sama bahwa lalat menyebarkan bakteri yang dapat mnyebabkan penyakit melalui makanan, karena kebiasaan lalat yang hinggap ditempat yang kotor dan jorok.
    maka dari itu biasakan hidup bersih dan sehat, hindarkan makanan dari jangkauan lalat yang ada di sekitar lingkungan kita :)

  8. Kadang mendengar suara lalat yang hanya sekedar lewat dihadapan kita, kita sudah merasa terganggu. Apalagi jika makanan kesukaan kita dihinggapi lalat. Sejatinya, semua makhluk yang telah diciptakan pastilah memiliki manfaat, salah satunya lalat tersebut. Menurut penelitian ternyata lalat berperan dalam penguraian feses (http://www.dunia-unik.com/2011/06/tahukah-anda-manfaat-seekor-lalat.html). Lalat menjadi menjijikan karena tempat tinggalnya di tempat yang menjijikan, dan lalat selalu membawa kuman penyakit, maka pemusnah kuman yang paling ampuh anti-bakteri yang tersimpan di rongga dalam lalat itu sendiri yang dekat di salah satu sayapnya seperti yang telah dikatakan teman-teman sebelumnya. Tentunya, dengan mencelupkan semua tubuh lalat cukup untuk membunuh kuman-kuman yang melengket di tubuhnya. Hal ini telah dibuktikan medis barat. https://saripedia.wordpress.com/2011/12/09/lalat-sehina-itukah-dia-atau-dia-lebih-mulia-dari-itu/

  9. Hmm seperti yang kita tau bahwa lalat rumah gemar berada ditempat-tempat yang kotor, hal itu karena memang d tempat itulah dia mendapatkan makanan yang dibutuhkannya. Pada kondisi alami makanan lalat sangat bervariasi. Lalat makan segala macam makanan dan ekskresi manusia, sampah, termasuk gula &kotoran binatang. Karena struktur mulut (menjilat dan menghisap),Makanan harus berbentuk cair atau mudah terlarut oleh air liur. Makanan cair akan dihisap, (padat di basahi air liur, setelah larut diminum). Jika lalat hinggap di makanan, otomatis lalat tersebut akan meninggalkan sisa kotoran (mkanannya) ke makanan kita. Jadi sebaiknya, hindari makan makanan pasca dihinggapi lalat.
    http://omilat.com/article/30041/lalat-rumah-musca-domestica.html

  10. setujuh bnget ma artikel dian,
    ni tambahn adjj
    rasulullah bersabda dalam sebuah hadits :apabila seeskor lalat hinggap dibejana salah seorang diantara qmu hendaklah membenamkan lalat itu lalu membuangnya, sesungghnya pada salah satu sayapnya terdapat kuman dan di sayap satunya terdapat antikuman

  11. paling Sebeeel ma lalat yang terbang disekeliling kita & enggak mau terbang ke tempat lain eeeeeh suaranya ituuu loooh. mengganggu!!!
    Lalat sering hidup di antara manusia dan sebagian jenis dapat menyebabkan penyakit yang serius. Lalat disebut penyebar penyakit yang sangat serius karena setiap lalat hinggap di suatu tempat, kurang lebih 125.000 kuman yang jatuh ke tempat tersebut. sehingga manusia dapat terkena penyakit dari kuman-kuman yang jatuh tersebut, apalagi makanan yang masih layak konsumsi telah dihinggapi lalat kemudian manusia memakannya, sungguh akan merugikan manusia disekelilingnya & yang memakan makanan itu.
    makasiiiih ya jeng buat info seputar lalat-lalat nakal hee ^_^

  12. Saluran pencernaan merupakan gerbang masuk bagi organisme-organisme seperti tifoid, disentri, dan kolera, yang kesemuanya ini mampu bertahan dari kerja enzim di dalam air liur, serta cairan pencernaan lainnya, dan mampu mengatasi keasaman tubuh alamiah perut (Chan dan Pelczar, 1988).
    Tips agar makanan tidak dihindari lalat adalah dengan cara menghidupkan lilin di sekitar makanan yang disajikan. Logikanya, lalat juga takut api seperti manusia. Lalat tersebut harus dijaga agar tidak kena makanan karena bisa saja lalat itu baru saja menghinggapi feses manusia(tinja) atau selokan yang punya bakteri jahat yang tinggi.

  13. saya sangat setuju dengan artikel anda , bahwa makanan yang dihinggapi lalat tidak sehat, karena memang lalat yang hinggap terkadang membawa kuman yang sering terbawa pada makanan yang dihinggapinya. Namun apabila diaplikasikan pada daging mentah. Banyak orang tak mau membeli daging mentah di pasar karena dagingnya dipenuhi dengan lalat. Padahal Daging mentah yang dipenuhi lalat itu justru adalah daging segar. http://www.pestlinetm.com/index.php?p=lalat

  14. Yups..dimana lalat hinggap, di tempat yang sama dia akan meninggalkan kotoran lengkap dengan beberapa kuman yang di bawanya, untuk itu sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang telah di hinggapi oleh lalat, jika masih di konsumsi jangan heran akan ada penyakit yang akan menghampiri anda.
    http://www.anneahira.com/lalat.htm

  15. oke,, bwd temen2 yang dh comment di blog ak terima kasih :)
    semoga tambahan info dari kalian semua bsa bermanfaat untk yang lainnya ,,,,

  16. setuju dengan artikelnya,
    tapi al pernah nton liputan TV
    acaranya “replies believe it or not”
    pernah ditayangin kalo ada seseorang gemar mengkonsumsi makanan2 busuk,
    bahkan orang tersebut mengajak beberapa rekannya untuk mencicipinya.
    itu kok bisa yah dia tetap sehat dan melakukan berbagai aktifitas layaknya orang normal??
    apakah anti body nya sudah menyesuaikan diri?

  17. lalat memang merupakan insecta diptera yang paling menyebalkan..
    bayangkan saat sedang makan ada seekor lalat yang hinggap di makanan yang ingin dimakan, apalagi bila lalat tersebut bertelur pada makanan tersebut..
    dan terbayang mikroorganisme dan kotoran yang hinggap..
    lalat diciptakan pasti ada manfaatnya..
    Selain Bakteri dan Cacing tanah, lalat juga merupakan salah satu hewan pengurai yang dapat mengurai limbah rumah tangga, ini sangat penting untuk mengurangi sampah bumi. Sekelompok peneliti dari Universitas Alicante Spanyol, mengadakan penelitian yang membuktikan larva lalat dapat mengurai tinja atau kotoran dari hewan dan Manusia. Artinya larva dari lalat ini dapat dimanfaatkan mengurangi jumlah limbah biologis dimuka bumi ini. Lalat juga dapat mengurai jasad yang telah mati sehingga mudah menyatu dengan tanah.
    Larva lalat dapat dijadikan sumber pangan alternatif. Jenis larva lalat yang bisa dijadikan sumber pangan alternatif adalah dari jenis lalat tentara yang besar. Larva dari lalat tentara ini mengandung protein mencapai 50 % dan lemak sebesar 25 % dari keseluruhan tubuhnya. Larva dari lalat tentara ini sering dijadikan sebagai pakan untuk ikan.
    Lalat memiliki gen yang bernama gen “refilin” yang memiliki dua fungsi yaitu:
    Fungsi untuk IndustriGen refilin ini dapat dimanfaatkan oleh industri sebagai pengganti karet yang biasa didapatkan dari getah karet atau yang lain. Gen ini lebih kuat dan memiliki daya elastisitas yang lebih tinggi dari semua jenis karet yang ada didunia, gen ini memiliki daya dorong dan daya tekan yang sangat kuat. Fungsi yang luar biasa ini ada pada seekor lalat yang dapat menggetarkan sayapnya sampai 1000 kali dalam setiap detiknya.
    Fungsi Untuk KesehatanGen refilin adalah salah satu gen yang dapat dimanfaatkan pada dunia kesehatan karena dapat mengobati penyakit-penyakit yang pada syaraf-syaraf Arteri dan syaraf-syaraf Meina. Pada syaraf arteri yang banyak terjadi penyumbatan, gen-gen refilin yang ada pada sayap seekor lalat dapat mengobati penyumbatan tersebut.

    Sumber http://semuaitubermanfaat.blogspot.com/2012/01/manfaat-lalat-untuk-kehidupan-manusia.html#ixzz1wAOIsLXs

  18. sangat bermanfaat aritkelnya,,terimakasih. ditunggu arikel2 selanjutnya. semoga ini bisa menjadi pengetahuan kita semua tentang buruknya mengkonsumsi makanan yang telah dihinggapi oleh lalat.
    yang saya ingin tanyakan tentang upaya sanitasinya..yang dimaksud dgn air curtain, bagimana cara mendapatkannya,,mengenai AMDAL, sekian thx

  19. saya sangat tertarik dengan artikelnya. telah dibahas oleh teman-teman semua betapa jorok dan bahayanya lalat bagi kesehatan manusia. tips yang mungkin bisa saya sarankan agar terhindar dari gangguan lalat antara lain:
    1. selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama tempat-tempat makan. tempat makan harus bebas dari sampah dan bau-bau busuk karena lalat tertarik dengan bau2 busuk, dan hati-hati sebab lalat berkembangbiak di sekitar makanannya (makanan manusia jg menjadi makanannya).
    2. menutup makanan agar tidak dapat dijangkau lalat tentunya, meskipun malam hari lalat tidak aktif namun harus tetap waspada, sebab malam hari lalat suka beristirahat di pinggiran tempat makanan (apalagi tempat sejuk)
    3. perlu diketahui juga bahwa konon lalat itu hinggap pada tempat tidak lebih tinggi dari 5 meter, jadi menyimpan makanan di tempat tinggi juga boleh dicoba hehehe
    http://www.kuliah.ftsl.itb.ac.id/wp-content/…/pengendalian-vektor-lalat.pdf

  20. info yang penting bagi teman2 yang suka makan di warung nasi, hati2 ya kalo membeli makanan di warung nasi, biasanya banyak lalat yang hinggap dimakanan yang di pajang depan etalase. dipilih lebih cermat dan pinter memilah – milah makanannya.

  21. Nice ukhti artikelnya ^_^
    Ya, saya setuju dengan novutri. seringnya lalat dipandang sebagai hewan yang menjijikan ternyata beberapa penelitian telah menemukan manfaat lalat. diantaranya sebagai terapi penyakit, hewan pengurai, alternatif pangang dan gen refilin yang sudah dijekaskan oleh ukhti novutri di atas.
    http://semuaitubermanfaat.blogspot.com/2012/01/manfaat-lalat-untuk-kehidupan-manusia.html
    Hadits lain dari Abu Sa’id Al – Khurdri adalah “Salah satu sayap lalat
    mengandung racun dan sayap lainnya mengandung penawarnya. Jika itu
    jatuh ke dalam makanan atau minuman, maka benamkanlah seluruhnya,
    sebab ia mendahulukan sayap yang mengandung racun baru kemudian sayap yang mengandung obat”
    dalam penelitian terbaru oleh team departemen Mikrobiologi Medis Fakultas Sians, Universitas Qosim Arab Saudi menunjukan bahwa didalam lalat terdapat Actinomycetes yang dapat sebagai antibiotik terhadap bakteri yang juga yang juga terdapat pada lalat tersebut. Tetapi dari hasil penelitian tersebut masih banyak yang tidak
    mengakui kebenaran hadits ini.
    http://etd.eprints.ums.ac.id/1200/1/A420040111.pdf

  22. banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari artikel dian ini, pasalnya di lingkungan kampus kita ini banyak warteg yang kurang memperdulikan makanannya yang sering di hinggapi lalat. menjijikan banget kan. padahal lalat adalah pembawa (vektor) berbagai penyakit. sebaiknya berhati-hatilah menyimpan makanan dan memakan makanan, jangan sampai dihinggapi oleh lalat. di artikel ini http://duniagrafiskita.blogspot.com/2012/05/waspadalah-terhadap-bahaya-lalay-botfly.html
    banyak informasi mengenai bahayanya lalat. mudah-mudahan bermanfaat.

  23. Artikel yang menarik, benar bahwa lalat membawa banyak penyakit tapi dari sumber artikel yang saya baca bahwa ternyata lalat memiliki penawar racun atau penyakit itu sendiri dari sayapnya( sayap yang satu membawa pnyakit sedangkan sayap yang satunya lagi membawa penawar racun itu sendiri). Berdasarkan penelitian telah dibuktikan bahwa dengan mencelupkan kedua sayapnya maka bibit penyakit tersebut akan ternetralisir. sehingga jika seekor lalat mengenai makanan atau minuman, maka harus dicelupkan keseluruhan badan lalat tersebut agar keluar zat penawar bakteri tersebut. Dan ternyata masalah ini telah dibahas dalam hadis Nabi Muhammad yaitu:
    “Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya” (HR. Bukhari, Ibn Majah, dan Ahmad)”
    Sumber: http://tanbihun.com/tasawwuf/penyakit-dan-obat-pada-lalat/

  24. menurut saya justru kita boleh memilih makanan yg SEMPAT dihinggapi lalat, sempat yaah bukan dikerumunin. kenapa? karena lalat adalah indikator ‘kesehatan’ makanan. lalat hinggap pada makanan yg sehat alias tdk mengadung bahan pengawet berbahaya seperti boraks dan formalin. jgn berpikir bahwa ‘wah makanan yg gue beli sehat lo, tdk dihinggapi lalat, bebas bakteri’ . benar ia bebas bakteri tp di dalamnya ada formalin yg bisa membahayakan kesehatan kita. contoh : bila ikan di beri formalin, ikan tidak bau amis lagi dan lalat pun tidak mau hinggap.(berbagai sumber)
    tp kalau kasusnya makan dr makana yg dikeruminin lalat baru berbahayaa.
    http://batam.tribunnews.com/2012/02/21/ini-bahayanya-mengkonsumsi-ikan-berformalin

  25. wow ARTIKELNYA bagus banget,,,setju bnget deh bahwa lalat itu itu bsa membawa penyakit dengan cara hinggap di makanan, dal lain2…
    tetapi saya juga setuju dengan pendapat latifah yang menyatakan bahwa lalat adalah indikator ‘kesehatan’ makanan. lalat hinggap pada makanan yg sehat alias tdk mengadung bahan pengawet berbahaya seperti boraks dan formalin. jgn berpikir bahwa ‘wah makanan yg kita beli sehat lo, tdk dihinggapi lalat, bebas bakteri’ . benar ia bebas bakteri tp di dalamnya ada formalin yg bisa membahayakan kesehatan kita. .jad intinya allah menciptakan segala sesutu di dunia ini ada sisi baiknya dan sisi buruknya juga, ada mudharat dan manfaatnya….
    waaaaaaaaaaaah…betapa mulianya allah….
    http://batam.tribunnews.com/2012/02/21/ini-bahayanya-mengkonsumsi-ikan-berformalin

  26. baik buruknya lalat memang masih menjadi penelitian untuk mendapatkan fakta ilmiah dan mengetahui penyakit dan obat yang terdapat pada kedua sayap lalat tersebut untuk membuktikan hadist Rasulullah Saw, karena hadist tersebut adalah hadist shahih seperti yang diriwayatkan oleh berbagai rawi.
    kesehatan.kompasiana.com/medis/…/penyakit-dan-obat-pada-lalat/
    Beberapa cara mengusir lalat rumah secara alami adalah:
    1. Nyalakan lilin
    2. Gantungkan plastik bening berisi air putih
    3. Nyalakan kipas angin
    4. Gunakan wewangian alami
    http://fadhlnews.wordpress.com/2012/02/22/tips-cerdas-usir-lalat-rumah-secara-alami/

  27. terima kasih bwd temen2 untk tambahan informasinya :)
    mohon maaf klo di artikel ini banyak kesalahan dan kekurangan,,,
    silakan untk temen2 yang ingin tau lebih, tinggal meng_klik link2 yang berada dlm cooment di blog ini :)
    syukron,,,

  28. hi dian assalamualaikum,
    just adding the information to you
    as living organisms go, bacteria lead fairly simple lives. They don’t walk or crawl, so the only time they go anywhere is when someone moves them. Otherwise, they pretty much stay put, content to spend their time eating and making more of themselves.

    Unfortunately, what they’re eating is our food (especially foods that are high in protein, like meats, poultry, fish, eggs and dairy products).

    To be sure, some of them will go for low-protein foods like fruits and vegetables, but those ones are a lot slower. Which is why an onion or a peach left on your kitchen counter for a couple of days would still be safe to eat, while a steak clearly would not.

  29. dunia ini pasti ada dua sisi, ada baik ada buruk ada hitam dan ada putih dan makhluk hidup seperti lalat pun juga mempunyai dua sisi yaitu dia bisa menjadi kawan karena sebagaimana yang telah dinyatakan oleh latifa dan amuy bahwa lalat adalah indikator kesehatan karena lalat tidak suka dengan bahan kimia maka dia akan menghindar dari makanan yang mengandung bahan kimia. lalat juga bisa menjadi lawan karena kaki-kaki lalat yang berfungsi sebagai fasilitator atau alat transportasi bakteri dari benda-benda kotor ke makanan klita yang mana dari saluran pencernaan tersebut bakteri akan menyusahkan kita. benar kata annisa bahwa dengan menaruh lilin di sekitar makanan bisa menjauhkan lalat dari makanan kita.
    Sumber:
    http://www.tnol.co.id/id/bugar/10912-bahaya-mengancam-di-makanan-kita.html
    http://www.smallcrab.com/kesehatan/928-enam-cara-penyakit-masuk-ke-dalam-tubuh

  30. assalamu’alaykum… waaah keren ni kalau para ibu bisa baca ini untuk menghindarkan anak”nya dari jajanan yg tak jelas di sekolah. memang membahayakan sekali ketika lalat hinggap di tempat yg akan kita konsumsi walau kemungkinan meninggal agak rendah. tapi saya pernah dengar cerita Rasulullah pernah suatu ketika minumannya dihinggapi lalar, tapi beliau malah menganjurkan untuk ditenggelamkan dalam minuman sekalian, alasannya karna di lalar tersebut memiliki antibakteri dari lalat itu sendiri. itu ada gag sih teorinya…?
    makash ^_^

  31. sungguh lalat pun salah satu hewan ciptaan ALLAH yang istimewa
    “Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun. Walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.” (QS.al-Hajj: 73)
    http://ervakurniawan.wordpress.com/2009/03/02/kekuasaan-allah-pada-seekor-lalat/

  32. Setuju sekali dengan artikelnya, kalau makanan yang dihinggapi lalat sebaiknya jangan dimakan agar terhindar dari diare. Apalagi kalau mau membeli makanan di warung-warung makan pilih yang tempatnya bersih dan tidak dihinggapi lalat.
    Pernah makan pecel ayam bareng temen yang tempatnya dipinggir jalan, lagi enak-enaknya makan eh di daging ayamya ada kotoran lalat. Langsung deh berhenti makan. Jadinya kapok beli disitu lagi :D
    harianjoglosemar.com/berita/dinkes-perang-melawan-lalat-29498.html

  33. Lalat rumah dapat menimbulkan penyakit seperti lambung dan usus (enterogastrik), disentri, diare, salmonellosis (tifoid, paratifoid, enteritis, keracunanmakanan), kolera dan wabah penyakit mata (epidemic conjuctiviti).http://www.remapest.com/
    Makanan yang tidak ditutup pasti akan di hinggapi oleh lala t untuk menghindarinya gampang saja, cukup dengan segelah air putih kemudian di beri beberapa butir cengkeh.
    http://www.suararadio.com/2012/05/tips-menghindarkan-hinggapan-lalat-pada-makanan-yang-tidak-ditutup/

  34. Saya merupakan Salah satu orang yang menihmati manfaat dari lalat levat larva nya (belatung) kebetulan saya pembuat pupuk dari kotoran ayam yang saya fermentasi menggunakan aktifator tertentu , pada kondisi panas tertentu belatung belatung ini mampu bertahan hidup dan melakukan aktifitasnya nonstop, namun dalam kondisi panas tertentu juga belatung tak mampu menjadi pupa, sehingga pupuk saya dengan cepat terurai sedang kan populasi lalat nya terkendali, hasil pupuk nya cepat diserap oleh tanaman seperti pupuk an organic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s